- berita

Upacara Adat Kebo-keboan di Banyuwangi, Indonesia

Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen.  Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

Rangkaian upacara adat tradisional kebo-keboan ini sebenarnya telah dimulai sejak satu minggu sebelumnya ketika orang berkumpul untuk  berdoa di makam mbah Buyut Karti, leluhur yang memulai tradisi ini 300 tahun yang lalu. Upacara kebo-keboan ini adalah festival syukuran budaya untuk merayakan kesuksesan panen. Ini juga merupakan momen untuk meminta pada Tuhan agar sawah diberi kesuburan dan kemampuan untuk menghasilkan panen yang berkualitas baik di tahun-tahun berikutnya.

Menurut panitia penyelenggara, Pak Indra Gunawan, awal mula prosesi kebo-keboan lahir karena wabah penyakit yang melanda seluruh Desa Alasmalang, hingga mbah Buyut Karti mendapat wangsit untuk menggelar selamatan bersih desa & juga petunjuk leluhur  bahwa petani menjelma menjadi kerbau, binatang yang memegang posisi penting dalam kehidupan pertanian mereka.

Ritual tersebut diawali dengan penyajian 12 tumpeng beserta ayam dan dilengkapi dengan 5 porsi “jenang Sengkolo”, bubur manis tradisional dan 7 porsi “jenang suro”. Jumlah porsi yang disediakan mempunyai arti tersendiri. Dua belas tumpeng melambangkan 12 (dua belas) bulan dalam satu tahun. Tujuh porsi “jenang suro”yang dihidangkan melambangkan 7 hari dalam satu minggu dan lima porsi “jenang Sengkolo”sebagai wujud hari pasaran dalam kalender jawa. Kesemuanya merupakan filosofi dimensi waktu dalam siklus kehidupan manusia.

Tumpeng-tumpeng yang telah didoakan oleh tetua adat akan di nikmati oleh seluruh warga yang di pusatkan di bagian tengah desa, dimana lokasi tersebut merupakan titik tengah prosesi kirab “Ider Bumi”. Sebuah prosesi kirab menuju 4 penjuru mata angin. Prosesi kirab akan di ikuti oleh seluruh para “kerbau-kerbau” yang telah berdandan, lengkap dengan petani pengiringnya dengan diikuti oleh iring-iringan kesenian daerah dan tetabuhan musik tradisional, tanpa ketinggalan sosok Dewi Sri sebagai dewi padi ikut turut serta dalam rombongan kirab. Seperti layaknya prosesi di pertanian, para “kerbau-kerbau” jelmaan dari petani-petani dan warga tersebut akan melakukan proses yang sering dilakukan di sawah, seperti membajak sawah, mengairi dan ditutup dengan menabur benih padi. Warga meyakini beberapa petani yang berdandan seperti kerbau tersebut dirasuki roh gaib, hingga apa yang di lakukannya kadang tanpa disadari, seperti berkubang masuk dalam lumpur, berguling-guling sepanjang jalan hingga ini menjadi hiburan tersendiri ketika mereka menabrak warga yang berkerumun menonton kirab. Dilengkapi dengan peralatan bajak sawah dan tali yang terpasang di pundak masing masing “kerbau” mereka berjalan persis menyerupai kerbau sesungguhnya. Ritual tersebut di tutup dengan penaburan benih padi dimana penaburan yang di lakukan oleh sosok Dewi Sri tersebut akan diperebutkan oleh warga yang meyakini bahwa benih benih yang di peroleh ini akan menghasilkan panen yang berlimpah.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar pun memberikan pesan saat memberikan sambutan di awal acara, menurutnya tradisi unik dan meriah ini harus dilestarikan dan dipraktikkan sepanjang generasi dan tidak boleh dilupakan seiring berjalannya waktu. Ia berharap agar festival ini menjadi objek wisata Banyuwangi dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Berikut adalah tips untuk memotret di ritual upacara kebo-keboan Banyuwangi:

1.  Datang lebih awal agar mendapatkan moment antusias warga yang tengah mempersiapkan upacara.  

2.  Gunakan dua kamera dengan lensa tele dan wide-angle. Ini akan membantu Anda untuk mendapatkan adegan dinamis tanpa harus mengganti lensa terlebih dahulu.

3.  Hati-hati dan jauhkan kamera dan peralatan Anda dari kotoran. Lokasi bisa menjadi berlumpur dan penuh sesak dengan orang.

4. Tanyakan kepada panitia acara dan komunitas sehingga Anda tahu jadwal acara dan tidak akan melewatkan  moment penting apapun.  

5. Cerdas dan fleksibel dalam mengatur posisi memotret agar tidak menganggu upacara yang tengah berlangsung. 

Sumber: https://snapshot.canon-asia.com/indonesia/article/id/the-traditional-ceremony-of-water-buffalo-impersonation-in-banyuwangi-indonesia?gclid=Cj0KCQjwqKuKBhCxARIsACf4XuEK9hISlKKrATtzmCH-evdvkWRjJZ84bPxtklkBhbDslOZSt2STzPoaAqZIEALw_wcB

Silahkan anak – anak mengisi Google Form setelah membaca artikel di atas dengan menekan tautan di bawah ini

https://forms.gle/Z5YAv4wgcjurp9N76

About Humas Division

Read All Posts By Humas Division

703 thoughts on “Upacara Adat Kebo-keboan di Banyuwangi, Indonesia

    1. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

      Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

    2. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

      Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen.  Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisa

      1. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

        Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisa

    3. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    1. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

      Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen.  Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisa

  1. Upacara Adat Kebo-keboan di Banyuwangi, Indonesia

    Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

  2. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

  3. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

  4. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau

  5. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin

  6. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau.

  7. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

  8. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau.

  9. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

  10. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau. Setiap peniru akan melakukan ritual ini dengan dan berperan menjadi kerbau, termasuk membajak tanah, menanam, dan menyirami hasil panen. Warga pun bekerjasama untuk mengubah desa menjadi sawah, dengan dihiasi dengan pohon pisang, padang rumput, dan tanaman lainnya agar desa terlihat seperti sawah yang sebenarnya. Sepanjang festival, jalanan akan ditutupi tanaman dan rumput yang disiapkan oleh para peserta. Pompa air raksasa terpasang di sudut perempatan untuk untuk mengubah sebuah sudut perempatan desa menjadi tergenang air. Perempatan tersebut menjadi titik temu peniru kerbau air yang akan berbaris menuju arah keempat penjuru mata angin.

  11. kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

    Menurut penanggalan Jawa, pada bulan Suro, masyarakat akan menggelar upacara berpura-pura seperti kerbau air, atau “Kebo-keboan” dalam bahasa Jawa. Mereka akan melukis wajah dan tubuh mereka dengan warna hitam, memakai lonceng kerbau dari bahan kayu pada leher mereka yang disebut”kelunthung kayu” dengan gelang lonceng yang dililitkan di tangan dan kaki sehingga menyerupai seekor kerbau

  12. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian.

  13. Kerbau adalah salah satu hewan paling populer di Indonesia. Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan pertanian. Secara tradisional, kerbau air dikenal sebagai teman kerja bagi petani di sawah. Di Kraja, dusun di desa Alasmalang, Kabupaten Singojuruh, kota Banyuwangi di provinsi Jawa Timur, kerbau adalah ikon upacara adat yang bisa menarik banyak pengunjung.

  14. When choosing one of the many real money online poker sites you could spend a huge amount of time in research. Or you can simply rely on our detailed ranking and reviews of the best online real money poker sites. Is the site safe and secure? Do they support easy deposits with credit cards and fast cashouts? We’ve done careful research to list the best ranked online poker sites for real money games to bring you sites that: You can email the site owner to let them know you were blocked. Please include what you were doing when this page came up and the Cloudflare Ray ID found at the bottom of this page. Online poker has not yet been legalized in New York. However, there are many options for citizens located in New York to gamble online with poker legally. Most federal legislation related to gambling is targeted at unlicensed gambling providers, not patrons or clients. It is perfectly legal to gamble on poker at an “offshore” online casino, which is any casino located outside of the US. However, as the legal age for playing poker is 21 in the state of New York, you will have to be at least 21 to gamble for money on sites like Bovada and SportsBetting.ag.
    http://orchitestsite.online/2023/04/21/prenez-10-minutes-pour-commencer-avec-casinoclubnouveau/
    Some of the best online casinos in New Jersey offer additional bonuses to new and existing players. Many of these do not require a deposit to claim, as well, giving you more flexibility to try these offers. How do you claim an online casino bonus? Many online casino bonuses will ask the user to enter a special promo code or bonus code during sign up or when depositing. The promo code lets the casino know that we sent you, and in turn, they’ll hook you up with our USBets-specific offer. Using the wrong promo code, or going without entirely (gasp) will cost you bonus money. Online casino games are fun, and they’re the most fun when you’re playing with house money. Before you sign up for a new online casino be sure to check with us first to make sure you’ve got the right code and can claim the best offer.