- berita

Gagak Sang Pembohong [Jangan Berbohong Meski Cuma Bercanda]

Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

“Oii Gak, pagi-pagi banget berangkatnya, mau ngapain sih? tanya si Rusa.
“Mau cari cemilan buat ganjel, habis aku lapar banget Saa, sekalian jalan-jalan santai juga… jawab si Gagak.

Sesampainya di tengah hutan tidak jauh dari tempat peraduanya, gagak menemukan beberapa buah kecapi lalu ia santap dengan lahap.

“Hmmmm yaammmm enak juga nyemil subuh-subuh…”

Buah demi buah habis Gagak santap dengan nikmatnya.
Tidak cukup kecapi, Gagak juga berburu cacing tanah…

“Hmmm rasa spagethi, enak bangett!”

Setelah dirasa cukup kenyang, gagak terbang ke tempat lebih tinggi agar bisa melihat dari atas… ia penasaran apakah teman-temannya sudah bangun?

Dan ternyata masih tertidur termasuk rusa.

“Lho kok Rusa tidur lagi, haduhhhh dehhh…”

Selanjutnya dalam cerita Gagak Sang Pembohong,

Gagak mulai usil…

Melihat teman nya masih tidur, Gagak ingin buat kejutan sekaligus mengerjai ke-empat temanya dengan maksud bercanda.

Gagak lalu mengepakkan sayapnya turun ke tanah. Begitu sampai di tanah ia berteriak keras dengan suara melengkingnya,

“Kebakaran!!! Kebakaran!!!
Rusa, Gajah, Kancil, Jerapah tolong aku!
Ada kebakaran! Tolong!”

Suara gagak terdengar oleh si Rusa…

“Aku yakin itu suara si Gagak!”
si rusa langsung membangunkan gajah, jerapah dan juga kancil.

“Bangun Gaes!”
“Kalian dengar kan, itu suara si gagak!”
ucap si rusa sambil menunjuk ke tengah hutan.

“Gagak dalam bahaya, kita harus selamatkan dia!” tegas Rusa.

“Ayo! tancap gas!” balas ketiga teman nya.

Mereka lawan rasa kantuk demi menyelamatkan teman yang satu ini.

Mereka berlari sekencangnya sampai akhirnya tiba di sumber suara dan ternyata yang mereka lihat cuma si Gagak, berdiri tegak di atas tanah…

“Gak kamu baik-baik aja?” tanya si Kancil heran…
“Dimana kebakaranya? Mana apinya?!” tanya si Gajah dengan nafas masih terengah…

Melihat raut panik sambil ngos-ngosan dari teman-teman nya,
Gagak langsung tertawa terbahak-bahak!

“Hahahahaha!!! Tipu dikit, manjur!

“Aku baik-baik saja, gak ada kebakaran kok, cuma bercanda hahaha!”
“Sampe keringetan segala, lucu banget dah kalian! wkwkwkwk!” tambah si Gagak.

si Kancil berkata sambil menggerutu,
“Pantesan! aku sebenarnya udah curiga, kok kebakaran tapi gak ada asapnya! Huh!”

“Sudah capek-capek lawan ngantuk ternyata bercanda! Ahh elah! si Jerapah menimpali dengan kesal…

“Tega kamu Gak, kita gerak cepat demi nyelamatkan kamu…
“kalau kamu bukan teman baik, kita ogah kaya gini…” tutup si rusa.

Si Gajah hanya terdiam, tapi tampak sekali raut kecewa di wajahnya menahan kesal.
Akhirnya mereka berempat berbalik badan dan meninggalkan gagak sendirian di belakang…

“Hahahah bercanda doang yaelahhh… gitu aja ngambek heuheu” tukas si Gagak.
Gagak lalu mengikuti mereka untuk kembali ke tempat peraduan mereka.

Tak lama berselang, mentari mulai naik dan mereka melakuan aktivitas seperti biasa.

Keesokan harinya…

Mereka bangun pagi seperti biasa lalu mencari makan bersama-sama.

Karna tidak menemukan buah kecapi yang matang, gagak terpaksa meninggalkan rombongan teman-temanya lalu pergi ke tengah hutan yang berlokasi lebih jauh dari tempat mereka biasa mencari makan.

Karna tidak ketemu juga kecapinya, gagak memutuskan terbang tinggi ke puncak pohon persik. Yang membuatnya semakin jauh dari rombongan teman-temanya…

Si Gagak tengah diincar…

Tanpa disadari, ternyata dari atas bukit, tidak jauh dari puncak pohon persik, ada seekor elang yang memantau gagak dan bersiap-siap memangsanya.

Elang terbang secara perlahan mendekati gagak, pada jarak kira-kira 500 meter,
Gagak yang asyik menyantap buah persik baru sadar ada elang yang terbang kencang ke arahnya,

Gagak kaget setengah mati, ia sontak langsung terbang menjauhi elang menuju ke tempat teman-temanya berada…

Apa daya, elang sudah terlanjur dekat lalu mencakar serta mencengkram sayap gagak.
Gagak langsung berontak sehingga lepas dari cengkraman elang,

Tapi, cengkraman elang tadi menyebabkan sayap gagak terkoyak dan berterbangan di udara…
Elang terus mengejar gagak yang berusaha kabur…

Lalu Gagak berteriak lantang…

“Tolong!! ada Elang mau memakanku!
Jerapah, Gajah, Kancil, Rusa tolong aku, tolong!!”

Mendengar teriakan gagak, si rusa berkata dengan santai,
“Gak usah panik gaes, paling dia cuma bercanda…”

“Betul, paling kita cuma diketawain lagi…”
si jerapah menambahkan.

Tak ada satupun yang beranjak pergi menolong gagak…
Sementara gagak terus berusaha menghindari terkaman elang sambil terus berteriak…

Di sisi lain, si kancil merasa ada yang aneh, meski yang diucapkan teman-temanya itu masuk akal..
“Kalau memang bercanda, kenapa suara gagak merintih sekali…” pikirnya.

Si kancil akhirnya bergegas ke tengah hutan untuk mencaritau lalu tanpa disengaja wajahnya kejatuhan bulu sayap si gagak.

“Hah! ini bulu si gagak!” ia lalu melihat ke atas langit dan melihat gagak benar-benar sedang dikejar elang.

Si kancil kembali ke tempat teman-temannya dan menujukkan bulu gagak sambil berkata,

“Gaes! Gagak tidak berbohong, dia benar-benar butuh bantuan kita!
Kalau kita tidak segera pergi, ia bisa tewas di tangan elang!

Rusa, Gajah, & Jerapah bangkit dan berlari mengikuti si kancil yang menunjukkan TKP.

Gagak mulai sempoyongan lalu jatuh menuju tanah, elang lalu menukik ke arah gagak untuk menyambar tubuh gagak…

Gagak hampir mati

“Bukkk…”
Tubuh Gagak jatuh ke tanah. Untungnya, di saat yang bersamaan keempat temannya tiba dan langsung menghampiri gagak yang terkulai lemas di tanah.

Mereka berempat mengitari tubuh gagak sambil menyoraki elang agar gagak terlindung dari terkaman elang.

Karna sudah terlalu dekat, elang membelokkan arah terkamanya dan malah menabrak telinga si Gajah,
lalu Gajah menghempaskan daun telinganya yang membuat elang terlempar jauh ke depan…

Melihat kalah jumlah, elang langsung terbang jauh meninggalkan mereka berlima.

“Gagak kau masih hidup kan?
“Banyak sekali bulunya yang terkoyak!” tanya si kancil panik…

“Lihat darahnya cukup banyak!” tunjuk si jerapah…
“Maafin kami tidak menghiraukan teriakanmu Gak, kukira kau akan menertawai kita lagi”
sahut si gajah menyesal…

Dengan lemas gagak berkata,
“Tenang, ini gak seberapa kok,
Makasih banget Gaess udah mau nolong…”

“Anggap saja luka ini untuk menebus dustaku terhadap kalian kemarin…”

“Maafin aku gaess, aku sangat menyesal, maafin aku…”
Gagak menundukkan kepala sambil menitikkan air mata…

“Sudah Gak sudah, sudah kami maafkan,
“Yang penting sekarang lukamu harus segera diobati…” saran si jerapah.

“Iya benar ayo kita pulang, ajak si kancil…
“Naiklah ke pundakku Gak” pinta si rusa.

Akhirnya, mereka berlima pergi meninggalkan lokasi dibawah terik sang mentari…

Sejak saat itu, Gagak tidak pernah berniat untuk membohongi teman-teman nya lagi…

CERITA SELESAI.

Pesan Moral:

1. Jangan sekali-kali berbohong pada siapapun meski cuma bercanda.
Karna berbohong bisa merusak kepercayaan orang lain terhadap kita.
Ketika sudah tidak ada lagi yang percaya, nyawa kita bisa jadi taruhan nya.

2. Bantulah teman/saudara yang meminta tolong padamu.
Karna setiap pertolongan yang kita berikan akan berbalik ke diri kita sendiri.
Saat kita menolong orang lain sesungguhnya kita sedang menolong diri kita sendiri 🙂

Sumber : https://ceritaanak.org/cerita-anak-gagak-sang-pembohong/

Silahkan anak – anak mengisi Google Form setelah membaca artikel di atas dengan menekan tautan di bawah ini

https://forms.gle/wRRkp7nGdZ8nxyTm9

About Humas Division

Read All Posts By Humas Division

126 thoughts on “Gagak Sang Pembohong [Jangan Berbohong Meski Cuma Bercanda]

  1. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    1. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
      Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

      Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

      Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    2. Dalam kurun waktu 24 jam, saya mendapatkan 17 orang peserta yang bersedia sharing etika-etika dalam hidup dan kesehariannya. Cukup surprise juga melihat hasilnya, karena ternyata mereka adalah orang-orang luar biasa yang berani menyuarakan pendapat.

      Saat proses penjurian, saya akui cukup sulit untuk memutuskan siapa para pemenangnya. Respon yang disampaikan sangat berbobot, bahkan beberapa etika sebelumnya tidak terlintas di benak saya (hehe..). Di ujung acara Giveaway, saya memilih 4 orang dan memberikan reward kepada masing-masing pemenang.

  2. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

  3. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima bersama berdekatan agar bisa mencari makan-sama pada pagi hari, siang hari atau malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapa pun.

  4. Tanpa disadari, ternyata dari atas bukit, tidak jauh dari puncak pohon persik, ada seekor elang yang memantau gagak dan bersiap-siap memangsanya.

    Elang terbang secara perlahan mendekati gagak, pada jarak kira-kira 500 meter,
    Gagak yang asyik menyantap buah persik baru sadar ada elang yang terbang kencang ke arahnya,

    Gagak kaget setengah mati, ia sontak langsung terbang menjauhi elang menuju ke tempat teman-temanya berada…

    Apa daya, elang sudah terlanjur dekat lalu mencakar serta mencengkram sayap gagak.
    Gagak langsung berontak sehingga lepas dari cengkraman elang,

    Tapi, cengkraman elang tadi menyebabkan sayap gagak terkoyak dan berterbangan di udara…
    Elang terus mengejar gagak yang berusaha kabur…

    Lalu Gagak berteriak lantang…

    “Tolong!! ada Elang mau memakanku!
    Jerapah, Gajah, Kancil, Rusa tolong aku, tolong!!”

    Mendengar teriakan gagak, si rusa berkata dengan santai,
    “Gak usah panik gaes, paling dia cuma bercanda…”

    “Betul, paling kita cuma diketawain lagi…”
    si jerapah menambahkan.

    Tak ada satupun yang beranjak pergi menolong gagak…
    Sementara gagak terus berusaha menghindari terkaman elang sambil terus berteriak…

    Di sisi lain, si kancil merasa ada yang aneh, meski yang diucapkan teman-temanya itu masuk akal..
    “Kalau memang bercanda, kenapa suara gagak merintih sekali…” pikirnya.

    Si kancil akhirnya bergegas ke tengah hutan untuk mencaritau lalu tanpa disengaja wajahnya kejatuhan bulu sayap si gagak.

    “Hah! ini bulu si gagak!” ia lalu melihat ke atas langit dan melihat gagak benar-benar sedang dikejar elang.

    Si kancil kembali ke tempat teman-temannya dan menujukkan bulu gagak sambil berkata,

    “Gaes! Gagak tidak berbohong, dia benar-benar butuh bantuan kita!
    Kalau kita tidak segera pergi, ia bisa tewas di tangan elang!

    Rusa, Gajah, & Jerapah bangkit dan berlari mengikuti si kancil yang menunjukkan TKP.

    Gagak mulai sempoyongan lalu jatuh menuju tanah, elang lalu menukik ke arah gagak untuk menyambar tubuh gagak…

  5. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima bersama berdekatan agar bisa mencari makan-sama pada pagi hari, siang hari atau malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapa pun.

  6. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima
    Hewan serangkai. Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    1. Jangan sekali-kali berbohong pada siapapun meski cuma bercanda.
      Karna berbohong bisa merusak kepercayaan orang lain terhadap kita.
      Ketika sudah tidak ada lagi yang percaya, nyawa kita bisa jadi taruhan nya.

      1. Tanpa disadari, ternyata dari atas bukit, tidak jauh dari puncak pohon persik, ada seekor elang yang memantau gagak dan bersiap-siap memangsanya.

        Elang terbang secara perlahan mendekati gagak, pada jarak kira-kira 500 meter,
        Gagak yang asyik menyantap buah persik baru sadar ada elang yang terbang kencang ke arahnya,

        Gagak kaget setengah mati, ia sontak langsung terbang menjauhi elang menuju ke tempat teman-temanya berada

  7. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

  8. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

  9. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

  10. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

  11. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

  12. Gagak Sang Pembohong [Jangan Berbohong Meski Cuma Bercanda]

    Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

    “Oii Gak, pagi-pagi banget berangkatnya, mau ngapain sih? tanya si Rusa.
    “Mau cari cemilan buat ganjel, habis aku lapar banget Saa, sekalian jalan-jalan santai juga… jawab si Gagak.

    Sesampainya di tengah hutan tidak jauh dari tempat peraduanya, gagak menemukan beberapa buah kecapi lalu ia santap dengan lahap.

    “Hmmmm yaammmm enak juga nyemil subuh-subuh…”

    Buah demi buah habis Gagak santap dengan nikmatnya.
    Tidak cukup kecapi, Gagak juga berburu cacing tanah…

  13. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

  14. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

  15. Jangan sekali-kali berbohong pada siapapun meski cuma bercanda.
    Karna berbohong bisa merusak kepercayaan orang lain terhadap kita.

  16. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima bersama berdekatan agar bisa mencari makan-sama pada pagi hari, siang hari atau malam hari.

  17. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

    “Oii Gak, pagi-pagi banget berangkatnya, mau ngapain sih? tanya si Rusa.
    “Mau cari cemilan buat ganjel, habis aku lapar banget Saa, sekalian jalan-jalan santai juga… jawab si Gagak.

    Sesampainya di tengah hutan tidak jauh dari tempat peraduanya, gagak menemukan beberapa buah kecapi lalu ia santap dengan lahap.

    “Hmmmm yaammmm enak juga nyemil subuh-subuh…”

    Buah demi buah habis Gagak santap dengan nikmatnya.
    Tidak cukup kecapi, Gagak juga berburu cacing tanah…

    “Hmmm rasa spagethi, enak bangett!”

    Setelah dirasa cukup kenyang, gagak terbang ke tempat lebih tinggi agar bisa melihat dari atas… ia penasaran apakah teman-temannya sudah bangun?

    Dan ternyata masih tertidur termasuk rusa.

    “Lho kok Rusa tidur lagi, haduhhhh dehhh…”

    Selanjutnya dalam cerita Gagak Sang Pembohong,

    Gagak mulai usil…

    Melihat teman nya masih tidur, Gagak ingin buat kejutan sekaligus mengerjai ke-empat temanya dengan maksud bercanda.

    Gagak lalu mengepakkan sayapnya turun ke tanah. Begitu sampai di tanah ia berteriak keras dengan suara melengkingnya,

    “Kebakaran!!! Kebakaran!!!
    Rusa, Gajah, Kancil, Jerapah tolong aku!
    Ada kebakaran! Tolong!”

    Suara gagak terdengar oleh si Rusa…

    “Aku yakin itu suara si Gagak!”
    si rusa langsung membangunkan gajah, jerapah dan juga kancil.

    “Bangun Gaes!”
    “Kalian dengar kan, itu suara si gagak!”
    ucap si rusa sambil menunjuk ke tengah hutan.

    “Gagak dalam bahaya, kita harus selamatkan dia!” tegas Rusa.

    “Ayo! tancap gas!” balas ketiga teman nya.

    Mereka lawan rasa kantuk demi menyelamatkan teman yang satu ini.

    Mereka berlari sekencangnya sampai akhirnya tiba di sumber suara dan ternyata yang mereka lihat cuma si Gagak, berdiri tegak di atas tanah…

    “Gak kamu baik-baik aja?” tanya si Kancil heran…
    “Dimana kebakaranya? Mana apinya?!” tanya si Gajah dengan nafas masih terengah…

    Melihat raut panik sambil ngos-ngosan dari teman-teman nya,
    Gagak langsung tertawa terbahak-bahak!

    “Hahahahaha!!! Tipu dikit, manjur!

    “Aku baik-baik saja, gak ada kebakaran kok, cuma bercanda hahaha!”
    “Sampe keringetan segala, lucu banget dah kalian! wkwkwkwk!” tambah si Gagak.

    si Kancil berkata sambil menggerutu,
    “Pantesan! aku sebenarnya udah curiga, kok kebakaran tapi gak ada asapnya! Huh!”

    “Sudah capek-capek lawan ngantuk ternyata bercanda! Ahh elah! si Jerapah menimpali dengan kesal…

    “Tega kamu Gak, kita gerak cepat demi nyelamatkan kamu…
    “kalau kamu bukan teman baik, kita ogah kaya gini…” tutup si rusa.

    Si Gajah hanya terdiam, tapi tampak sekali raut kecewa di wajahnya menahan kesal.
    Akhirnya mereka berempat berbalik badan dan meninggalkan gagak sendirian di belakang…

    “Hahahah bercanda doang yaelahhh… gitu aja ngambek heuheu” tukas si Gagak.
    Gagak lalu mengikuti mereka untuk kembali ke tempat peraduan mereka.

    Tak lama berselang, mentari mulai naik dan mereka melakuan aktivitas seperti biasa.

    Keesokan harinya…

    Mereka bangun pagi seperti biasa lalu mencari makan bersama-sama.

    Karna tidak menemukan buah kecapi yang matang, gagak terpaksa meninggalkan rombongan teman-temanya lalu pergi ke tengah hutan yang berlokasi lebih jauh dari tempat mereka biasa mencari makan.

    Karna tidak ketemu juga kecapinya, gagak memutuskan terbang tinggi ke puncak pohon persik. Yang membuatnya semakin jauh dari rombongan teman-temanya…

    Si Gagak tengah diincar…

    Tanpa disadari, ternyata dari atas bukit, tidak jauh dari puncak pohon persik, ada seekor elang yang memantau gagak dan bersiap-siap memangsanya.

    Elang terbang secara perlahan mendekati gagak, pada jarak kira-kira 500 meter,
    Gagak yang asyik menyantap buah persik baru sadar ada elang yang terbang kencang ke arahnya,

    Gagak kaget setengah mati, ia sontak langsung terbang menjauhi elang menuju ke tempat teman-temanya berada…

    Apa daya, elang sudah terlanjur dekat lalu mencakar serta mencengkram sayap gagak.
    Gagak langsung berontak sehingga lepas dari cengkraman elang,

    Tapi, cengkraman elang tadi menyebabkan sayap gagak terkoyak dan berterbangan di udara…
    Elang terus mengejar gagak yang berusaha kabur…

    Lalu Gagak berteriak lantang…

    “Tolong!! ada Elang mau memakanku!
    Jerapah, Gajah, Kancil, Rusa tolong aku, tolong!!”

    Mendengar teriakan gagak, si rusa berkata dengan santai,
    “Gak usah panik gaes, paling dia cuma bercanda…”

    “Betul, paling kita cuma diketawain lagi…”
    si jerapah menambahkan.

    Tak ada satupun yang beranjak pergi menolong gagak…
    Sementara gagak terus berusaha menghindari terkaman elang sambil terus berteriak…

    Di sisi lain, si kancil merasa ada yang aneh, meski yang diucapkan teman-temanya itu masuk akal..
    “Kalau memang bercanda, kenapa suara gagak merintih sekali…” pikirnya.

    Si kancil akhirnya bergegas ke tengah hutan untuk mencaritau lalu tanpa disengaja wajahnya kejatuhan bulu sayap si gagak.

    “Hah! ini bulu si gagak!” ia lalu melihat ke atas langit dan melihat gagak benar-benar sedang dikejar elang.

    Si kancil kembali ke tempat teman-temannya dan menujukkan bulu gagak sambil berkata,

    “Gaes! Gagak tidak berbohong, dia benar-benar butuh bantuan kita!
    Kalau kita tidak segera pergi, ia bisa tewas di tangan elang!

    Rusa, Gajah, & Jerapah bangkit dan berlari mengikuti si kancil yang menunjukkan TKP.

    Gagak mulai sempoyongan lalu jatuh menuju tanah, elang lalu menukik ke arah gagak untuk menyambar tubuh gagak…

    Gagak hampir mati

    “Bukkk…”
    Tubuh Gagak jatuh ke tanah. Untungnya, di saat yang bersamaan keempat temannya tiba dan langsung menghampiri gagak yang terkulai lemas di tanah.

    Mereka berempat mengitari tubuh gagak sambil menyoraki elang agar gagak terlindung dari terkaman elang.

    Karna sudah terlalu dekat, elang membelokkan arah terkamanya dan malah menabrak telinga si Gajah,
    lalu Gajah menghempaskan daun telinganya yang membuat elang terlempar jauh ke depan…

    Melihat kalah jumlah, elang langsung terbang jauh meninggalkan mereka berlima.

    “Gagak kau masih hidup kan?
    “Banyak sekali bulunya yang terkoyak!” tanya si kancil panik…

    “Lihat darahnya cukup banyak!” tunjuk si jerapah…
    “Maafin kami tidak menghiraukan teriakanmu Gak, kukira kau akan menertawai kita lagi”
    sahut si gajah menyesal…

    Dengan lemas gagak berkata,
    “Tenang, ini gak seberapa kok,
    Makasih banget Gaess udah mau nolong…”

    “Anggap saja luka ini untuk menebus dustaku terhadap kalian kemarin…”

    “Maafin aku gaess, aku sangat menyesal, maafin aku…”
    Gagak menundukkan kepala sambil menitikkan air mata…

    “Sudah Gak sudah, sudah kami maafkan,
    “Yang penting sekarang lukamu harus segera diobati…” saran si jerapah.

    “Iya benar ayo kita pulang, ajak si kancil…
    “Naiklah ke pundakku Gak” pinta si rusa.

    Akhirnya, mereka berlima pergi meninggalkan lokasi dibawah terik sang mentari…

    Sejak saat itu, Gagak tidak pernah berniat untuk membohongi teman-teman nya lagi…

    CERITA SELESAI.

    Pesan Moral:

    1. Jangan sekali-kali berbohong pada siapapun meski cuma bercanda.
    Karna berbohong bisa merusak kepercayaan orang lain terhadap kita.
    Ketika sudah tidak ada lagi yang percaya, nyawa kita bisa jadi taruhan nya.

    2. Bantulah teman/saudara yang meminta tolong padamu.
    Karna setiap pertolongan yang kita berikan akan berbalik ke diri kita sendiri.
    Saat kita menolong orang lain sesungguhnya kita sedang menolong diri kita sendiri

  18. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

    “Oii Gak, pagi-pagi banget berangkatnya, mau ngapain sih? tanya si Rusa.
    “Mau cari cemilan buat ganjel, habis aku lapar banget Saa, sekalian jalan-jalan santai juga… jawab si Gagak.

    Sesampainya di tengah hutan tidak jauh dari tempat peraduanya, gagak menemukan beberapa buah kecapi lalu ia santap dengan lahap.

    “Hmmmm yaammmm enak juga nyemil subuh-subuh…”

    Buah demi buah habis Gagak santap dengan nikmatnya.
    Tidak cukup kecapi, Gagak juga berburu cacing tanah…

    “Hmmm rasa spagethi, enak bangett!”

    Setelah dirasa cukup kenyang, gagak terbang ke tempat lebih tinggi agar bisa melihat dari atas… ia penasaran apakah teman-temannya sudah bangun?

    Dan ternyata masih tertidur termasuk rusa.

    “Lho kok Rusa tidur lagi, haduhhhh dehhh…”

    Selanjutnya dalam cerita Gagak Sang Pembohon

  19. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

  20. Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

  21. Gagak Sang Pembohong [Jangan Berbohong Meski Cuma Bercanda]

    Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
    Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

    Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

    Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

    Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

  22. buy-aqualyx-online usa uk
    aquashine-btx-1x2ml usa uk
    belotero-balance-1x1ml usa uk
    belotero-lips-contour-1×0-6ml usa uk
    juvederm-ultra-smile-for-sale usa uk
    juvederm-volux usa uk
    buy-profhilo-h-l-online usa uk
    what-is-in-radiesse-lidocaine usa uk
    restylane-1x1ml uk usa
    restylane-lidocaine-1×0-5ml uk usa
    buy-revolax-fine-onine uk usa
    teosyal-27g-deep-lines-puresense-2x1ml uk usa
    dermal-fillers usa
    buy-allergan-botox-online-without-prescription uk usa
    azzalure-2×125-iu uk usa
    dysport-for-sale uk usa
    cobalin-h-hydroxocobalamin-5x1ml uk usa
    xeomin-for-sale
    how-does-neurobloc-work
    buy-botulinums-diluent-online uk usa
    bocouture-1×100-units
    <a href=" restylane usa uk
    revanesse usa uk
    revolax usa uk
    buy-juvederm-online usa uk
    radiesse usa uk
    radiesse usa uk
    buy-restylane-online usa uk
    acdc-strain-online usa uk
    buy-bc-big-bud-online uk usa
    buy-nyc-diesel-cannabis-strain-online uk usa
    roor-glass-ashtray uk usa
    buy concentrates online uk usa
    mescalin-or-peyote usa
    blueberry-marijuana-strain uk usa
    grape-god uk usa
    durban-poison-cannabis-strain uk usa
    buy-purple-haze-online uk usa
    g13-haze
    buy-cookies-carts-online usa uk
    buy-tko-edibles-online uk usa
    buy sun-rockss online
    buy1035mg-northern-lights-premium-cannabis-oil-cart usa uk au
    buy-purple-haze-online uk usa
    buytko-edibles-brownie online uk usa
    buy-gorrilla-glue uk usa
    buy-550mg-blue-dream-premium-cannabis-oil-cart uk usa
    buy-bloom-vape-maui-waui uk usa
    buy-cookies-high-flyer-premium-cartridge-snowmanuk usa
    CTe8a2VS6Qg1EA0
    white-runtz-for-sale-near-me usa uk au
    berry-pie-for-sale usa uk
    420buds2go
    “buy carts and edibles online
    buy-exotic-carts-online
    buy brass-knuckles online
    buy-4-aco-dmt-online usa uk au
    buy-purple-haze-online uk usa
    buytko-edibles-brownie online uk usa
    albino-magic-mushroom uk usa
    buy-xanax-online uk usa
    buy-psychedelics-online uk usa
    morel-mushrooms-for-sale usa
    lsd-tabs-for-sale uk usa
    white-runtz-for-sale-near-me usa uk au
    berry-pie-for-sale usa uk
    420buds2go
    “buy carts and edibles online
    buy-exotic-carts-online
    buy brass-knuckles online

  23. mexican drugstore online [url=https://cmqpharma.online/#]cmq pharma[/url] mexico pharmacies prescription drugs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *