- berita

Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika

“Tidah ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas yang tidak mau berusaha.” Dewi

Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar. 

Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

Saat itu, masyarakat India hidup dalam tekanan, semua yang berhubungan dengan usaha perdangan, seperti sutera, indigo, lada, kayu manis, dan rempah-rempah, dll dan pemerintahan diatur oleh EIC.

Pada tahun 1929, Kongres Nasional India mendeklarasikan kemerdekaan India. Kongres ini meminta rakyat untuk melakukan pembangkangan sipil dan melaksanakan instruksi kongres yang dikeluarkan dari waktu ke waktu sampai India mencapai kemerdekaan penuh pada tahun 1947.

Sebuah Kisah nyata

Kisah S. Ramanujan  adalah sebuah kisah nyata yang diangkat tahun 1920 dan difilmkan dengan judul The man who knew The Infinity (2016). Dulu, masyarakat Inggris dan India sulit memahami satu sama lain. Orang Inggris beranggapan orang India, orang yang tidak mampu secara pendidikan dan finansial. 

Keadaan sama saat zaman penjajahan Belanda di Indonesia, tapi perbedaan Bangsa Indonesia tidak belajar bahasa Belanda. Sementara, bangsa India menggunakan bangsa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa Hindi.

Setiap malam Ramanujan tetap memecahkan soal-soal matematika. Ia menulis di atas sebuah lantai rumah yang hanya berupa pasir, kemudian ia hapus. Begitu terus menerus. 

Rumus-rumus analisis matematika, teori bilangan, barisan tak hingga, dan pecahan berkelanjutan dan penemuan rumus partisi adalah beberapa rumus yang diciptakan oleh Ramanujun. Setiap malam ia terus coba dan coba.

Beruntung, ada seorang India yang memberikan ia pekerjaan sebagai seorang assisten hitung di sebuah perusahaan milik Inggris. Sempat direktur perusahaan merasa pisimis karena ia tidak mempunyai ijaZah. 

Beberapa hari setelah bekerja di tempat itu, ia berhasil membuktikan kepada assiten bahwa ia berhasil. Dalam menghitung, ia sama sekali tidak menggunakan alat hitung.

Setiap pagi sampai malam, Ramanujan bekerja kepada Sir Francis sebagai juru tulis di Departemen Akutansi. Selama bekerja kepada Sir Francis, seorang assisten Sir Francis menyarankan Ramanujan untuk mempublis rumus-rumus matematika yang ia tulis, agar ia tidak membawa hasil ciptaannya itu sampai mati. Dengan usul asisten inilah. Ramanujan mengirim surat kepada ahli matematika Universitas Cambridge, G.H. Hardy. 

Masih ada pelangi, setelah hujan

Atas saran dari assisten Sir Francis, S Ramanujan mengirimkan surat berupa rumus-rumus kepada G. H Hardy. Saat menerima surat ini G.H Hardy sempat tidak percaya, dengan isi surat itu. Karena alamat surat adalah sebuah kota kecil di India. Hardy berpikir ini pasti kerjaan Little Wood, seorang rekannya di Universitas Cambridge. Tapi, setelah ia menanyakan kepada Little Wood tentang isi surat tersebut. Little wood tidak pernah menulis surat itu dan mengerjai Hardy.

Lalu, G. H Hardy membalas surat Ramanujun untuk datang ke Inggris. Ramanujan sangat senang. Meskipun dengan berat hati istrinya mengizinkan ia untuk pergi. Masalah yang besar yang ia mulai hadapi, para professor yang tergabung dalam fellow Trinity College menganggap bahwa S. Ramanujan bodoh, karena ia berasal dari India.

Kepintaran Ramanujan yang ia dapatkan bukan dari sekolah, menjadi sebuah masalah besar. Beberapa rumus dan tahap demi tahap dalam dunia akademis, ia tidak dapat ikuti. Contoh, saat Ia sedang belajar tentang mata kuliah Kombinatorika (Cabang Matematika tentang objek khusus), sang profesor menghakimi S.Ramanujan tidak bisa menyelesaikan soal partisi. Ia mengatakan kepada Ramanujan dengan nada keras “Ramanujan orang sepertimu tidak bisa menyelesaikan soal ini. Lebih baik kamu pulang ke India”. Tetapi dengan tegas Ramanujan mengatakan ia mampu mengerjakannya.

Oleh: Anak Agung Novi Kusuma Dewi, S. Pd

Setelah membaca, anak – anak wajib mengisi form literasi dengan menekan tautan ini di bawah ini.

http://bit.ly/gerakanliterasinasionalsmpdj

About Humas Division

Read All Posts By Humas Division

106 thoughts on “Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika

  1. Tidah ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas yang tidak mau berusaha

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

    Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

    Saat itu, masyarakat India hidup dalam tekanan, semua yang berhubungan dengan usaha perdangan, seperti sutera, indigo, lada, kayu manis, dan rempah-rempah, dll dan pemerintahan diatur oleh EIC.

    Pada tahun 1929, Kongres Nasional India mendeklarasikan kemerdekaan India. Kongres ini meminta rakyat untuk melakukan pembangkangan sipil dan melaksanakan instruksi kongres yang dikeluarkan dari waktu ke waktu sampai India mencapai kemerdekaan penuh pada tahun 1947.

  2. Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

    Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

  3. Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

    Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

    Reply
    Leave a Reply
    Your email address will not be published. Required fields are marked *Comment
    Name *
    Email *
    Website

    Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.
    Search for:
    Search …
    Search
    Recent Posts
    Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika
    MATSYA AWATARA
    Penerapan Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan dan Budaya Lokal di Tengah Pandemi
    Manfaat dan Tips Olahraga Bagi Lansia saat Pandemi Covid-19
    MAKNA DAN INTI PERAYAAN HARI RAYA SARASWATI
    Recent Comments
    Dwi Ananda Artha Wiguna on Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika
    I Putu Satya Bhaktikrsnanda Aryana on Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika
    Anak Agung Ngurah Pradnyana on MATSYA AWATARA
    Putu Zena Putra Pratama on MATSYA AWATARA
    KOMANG TRI SATRIA WIBAWA on MATSYA AWATARA
    Archives
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    November 2020
    October 2020
    August 2020
    July 2020
    June 2020
    May 2020
    April 2020
    Categories
    berita
    pengumuman
    profil
    teknologi
    Meta
    Log in
    Entries feed
    Comments feed
    WordPress.org
    Copyright © All rights reserved.Mega Magazine by ProDesigns

  4. Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

  5. Tidah ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas yang tidak mau berusaha.” Dewi
    Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Kisah S. Ramanujan adalah sebuah kisah nyata yang diangkat tahun 1920 dan difilmkan dengan judul The man who knew The Infinity (2016). Dulu, masyarakat Inggris dan India sulit memahami satu sama lain. Orang Inggris beranggapan orang India, orang yang tidak mampu secara pendidikan dan finansial.

    Beberapa hari setelah bekerja di tempat itu, ia berhasil membuktikan kepada assiten bahwa ia berhasil. Dalam menghitung, ia sama sekali tidak menggunakan alat hitung.

    Setiap pagi sampai malam, Ramanujan bekerja kepada Sir Francis sebagai juru tulis di Departemen Akutansi. Selama bekerja kepada Sir Francis, seorang assisten Sir Francis menyarankan Ramanujan untuk mempublis rumus-rumus matematika yang ia tulis, agar ia tidak membawa hasil ciptaannya itu sampai mati. Dengan usul asisten inilah. Ramanujan mengirim surat kepada ahli matematika Universitas Cambridge, G.H. Hardy.

  6. KISAH SRINIVASA RAMANUJAN,SI JENIUS MATEMATIKA
    Tidak ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas dan yang tidak mau berusaha ” Dewi
    Bagaimana perasaan kamu,ketika ide,tubuh dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai Pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris.
    Seperti itulah yang dihadapi oleh S.ramanujan seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan kerajaan Inggris.

  7. Tidak ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas yang tidak mau berusaha

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

    Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

    Saat itu, masyarakat India hidup dalam tekanan, semua yang berhubungan dengan usaha perdangan, seperti sutera, indigo, lada, kayu manis, dan rempah-rempah, dll dan pemerintahan diatur oleh EIC.

    Pada tahun 1929, Kongres Nasional India mendeklarasikan kemerdekaan India. Kongres ini meminta rakyat untuk melakukan pembangkangan sipil dan melaksanakan instruksi kongres yang dikeluarkan dari waktu ke waktu sampai India mencapai kemerdekaan penuh pada tahun 1947.

  8. Tidah ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas yang tidak mau berusaha.” Dewi
    Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Kisah S. Ramanujan adalah sebuah kisah nyata yang diangkat tahun 1920 dan difilmkan dengan judul The man who knew The Infinity (2016). Dulu, masyarakat Inggris dan India sulit memahami satu sama lain. Orang Inggris beranggapan orang India, orang yang tidak mampu secara pendidikan dan finansial.

  9. seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

    Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

    Saat itu, masyarakat India hidup dalam tekanan, semua yang berhubungan dengan usaha perdangan, seperti sutera, indigo, lada, kayu manis, dan rempah-rempah, dll dan pemerintahan diatur oleh EIC.

    Pada tahun 1929, Kongres Nasional India mendeklarasikan kemerdekaan India. Kongres ini meminta rakyat untuk melakukan pembangkangan sipil dan melaksanakan instruksi kongres yang dikeluarkan dari waktu ke waktu sampai India mencapai kemerdekaan penuh pada tahun 1947.

  10. Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.

    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.

    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

  11. Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika.
    Karya penemuan Ramanujan tentang partisi sebanding dengan hasil penemuan Tenth Symphony Beethoven. Sayang untuk menulis berbagai rumus yang ada di atas kepalanya, ia tidak sanggup untuk membeli secarik kertas.

    Halaman lantai rumah yang ada di depan kamar yang ia sewa digunakan untuk menulis rumus-rumus yang ada di atas kepalanya. Saat sudah selesai langsung terhapus. Begitu setiap hari terus menerus. Bukan hanya itu, dibalik usaha berpikir, memecahkan rumus dst. Ramanujan berusaha mencari pekerjaan, dan istri di kampung halaman. S. Ramanujan hanya seorang pengangguran yang mencoba peruntungan di Madras, India Selatan.

    Mulai tahun 1757, India merupakan daerah jajahan India Britania melalui perusahaan East India Company (EIC). Selama berpuluh-puluh tahun Inggris menjajah India.

    Pada tahun 1929, Kongres Nasional India mendeklarasikan kemerdekaan India. Kongres ini meminta rakyat untuk melakukan pembangkangan sipil dan melaksanakan instruksi kongres yang dikeluarkan dari waktu ke waktu sampai India mencapai kemerdekaan penuh pada tahun 1947.

  12. Kisah Srinivasa Ramanujan, Si Jenius Matematika
    Tidah ada orang yang bodoh, yang ada hanya orang malas yang tidak mau berusaha.” Dewi
    Bagaimana perasaan kamu, ketika ide, tubuh, dan hidup dalam kemiskinan? Tetapi kamu mempunyai pemikiran dan kepintaran sama dengan orang Inggris. Pasti putus asa!!!. Tapi ada yang berbeda, seperti kata pepatah, masih ada pelangi, setelah hujan.
    Seperti itulah yang dialami oleh S. Ramanujan, seorang pemuda yang hidup di masa penjajahan Kerajaan Inggris. Yang mana kelak ia akan berhasil menemukan rumus matematika, yang digunakan untuk mencari lubang hitam (Blackhole) di angkasa luar.
    Kisah S. Ramanujan adalah sebuah kisah nyata yang diangkat tahun 1920 dan difilmkan dengan judul The man who knew The Infinity (2016). Dulu, masyarakat Inggris dan India sulit memahami satu sama lain. Orang Inggris beranggapan orang India, orang yang tidak mampu secara pendidikan dan finansial.
    Beberapa hari setelah bekerja di tempat itu, ia berhasil membuktikan kepada assiten bahwa ia berhasil. Dalam menghitung, ia sama sekali tidak menggunakan alat hitung.
    Setiap pagi sampai malam, Ramanujan bekerja kepada Sir Francis sebagai juru tulis di Departemen Akutansi. Selama bekerja kepada Sir Francis, seorang assisten Sir Francis menyarankan Ramanujan untuk mempublis rumus-rumus matematika yang ia tulis, agar ia tidak membawa hasil ciptaannya itu sampai mati. Dengan usul asisten inilah. Ramanujan mengirim surat kepada ahli matematika Universitas Cambridge, G.H. Hardy.

  13. Kisah S. Ramanujan adalah sebuah kisah nyata yang diangkat tahun 1920 dan difilmkan dengan judul The man who knew The Infinity (2016). Dulu, masyarakat Inggris dan India sulit memahami satu sama lain. Orang Inggris beranggapan orang India, orang yang tidak mampu secara pendidikan dan finansial.

    Keadaan sama saat zaman penjajahan Belanda di Indonesia, tapi perbedaan Bangsa Indonesia tidak belajar bahasa Belanda. Sementara, bangsa India menggunakan bangsa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa Hindi.

    Setiap malam Ramanujan tetap memecahkan soal-soal matematika. Ia menulis di atas sebuah lantai rumah yang hanya berupa pasir, kemudian ia hapus. Begitu terus menerus.

    Rumus-rumus analisis matematika, teori bilangan, barisan tak hingga, dan pecahan berkelanjutan dan penemuan rumus partisi adalah beberapa rumus yang diciptakan oleh Ramanujun. Setiap malam ia terus coba dan coba.

    Beruntung, ada seorang India yang

  14. Pingback: candy pop
  15. Pingback: Dark0de URL
  16. Pingback: visit site
  17. Pingback: sbo
  18. Pingback: great dumps
  19. Pingback: sbo
  20. Pingback: sbobet
  21. Pingback: sbobet
  22. Pingback: see here
  23. First of all, thank you for your post. bitcoincasino Your posts are neatly organized with the information I want, so there are plenty of resources to reference. I bookmark this site and will find your posts frequently in the future. Thanks again ^^

  24. Hello! I could have sworn I’ve been to this website before
    but after browsing through some of the post I realized it’s new to me.
    Anyhow, I’m definitely delighted I found it and I’ll be book-marking and checking back often!

    Also visit my blog post – 토토사이트

  25. Hi there! Quick question that’s completely off topic.
    Do you know how to make your site mobile friendly? My web site
    looks weird when browsing from my iphone4. I’m trying to find a theme
    or plugin that might be able to fix this issue. If you have any suggestions,
    please share. Thanks!

    Here is my page; 토토사이트

  26. First off I would like to say superb blog! I had a quick question which I’d like to ask if you do
    not mind. I was curious to find out how you center yourself and clear your thoughts before writing.
    I have had a tough time clearing my thoughts in getting my thoughts
    out there. I truly do enjoy writing however it just seems like the first
    10 to 15 minutes are generally lost just trying to figure out
    how to begin. Any suggestions or tips? Kudos!

    Take a look at my web blog; 토토사이트

  27. This is really fascinating, You’re a very professional
    blogger. I’ve joined your feed and sit up for in the hunt for
    more of your wonderful post. Also, I’ve shared
    your website in my social networks

    Here is my blog post: 토토사이트

  28. My spouse and I absolutely love your blog and find the majority of your
    post’s to be exactly I’m looking for. can you offer guest writers to
    write content for yourself? I wouldn’t mind writing a post or elaborating on a lot of the subjects you write in relation to here.
    Again, awesome web log!

  29. Pretty part of content. I just stumbled upon your website and in accession capital to claim that I
    get in fact enjoyed account your weblog posts.
    Any way I’ll be subscribing in your feeds or even I fulfillment you get entry
    to persistently fast.

    Here is my webpage :: 메이저사이트

  30. I’m really inspired along with your writing skills as smartly as with the format for your weblog.
    Is this a paid theme or did you customize it your self?
    Either way keep up the excellent high quality writing, it is uncommon to see a great blog like this one these days..

    Look into my blog fx마진거래

  31. Greetings from Idaho! I’m bored to death at work so I decided to browse your blog on my iphone during lunch break.
    I really like the info you provide here and can’t wait to take a look when I get home.
    I’m surprised at how quick your blog loaded on my mobile ..
    I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyways,
    fantastic blog!

    Also visit my blog – 토토사이트

  32. With havin so much content and articles do you
    ever run into any problems of plagorism or copyright violation? My website has a
    lot of completely unique content I’ve either authored myself or outsourced but it looks like a lot
    of it is popping it up all over the web without my permission. Do you know any solutions to help stop content from being ripped off?

    I’d truly appreciate it.

    Also visit my website … 토토사이트

  33. When I originally commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment is
    added I get several emails with the same comment. Is there any way
    you can remove people from that service? Bless you!

    My web-site – 토토사이트

  34. Hey There. I found your weblog using msn. That is an extremely smartly written article.
    I will be sure to bookmark it and come back to read extra of
    your helpful information. Thank you for the post. I’ll definitely comeback.

  35. JeetWin aims to deliver everyday best live casino gaming experience to the players. We offer wide selection of progressive slot games and popular live casino games to play free and real money. It is the amazing gameing when there is a addctive gameing to the susbstance to the win the jeetwin gaming casino games to play free and real money. Enjoy exclusive offers and promotions every now and then for thrilling and exciting gaming with us. about registration, account login.

  36. Rajabets is the mission to the amazing gameing mission is to provide their Indian players with a platform to play Online Gambling For Real casino gameing which is help the make money online which is the amazing gameing online play place bets and also play casinos. They also feature live casinos. Also, they have many other quick games like aviator, teen Patti, and so much more. Trust the gameing and simple withdrwals the money Play Live Poker, Live Blackjack Rajabets assures you about the incredible games selection well played.

  37. Hi there! Do you know if they make any plugins to help with Search
    Engine Optimization? I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords
    but I’m not seeing very good gains. If you know of any
    please share. Thanks! You can read similar blog here: Sklep internetowy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *